Butuh IT Support untuk kegiatan Perusahaan/ Institusi Anda? Himakom siap sebagai Organisasi Sosial Mahasiswa.
Seminar IT/Komputer

Pelatihan Hardware & Software

Web Design & Web programing

Maintanance Komputer

Himakom Linux Support (HLS)

Recruitment Karyawan IT

 
 
Kontak kami disini
 
 

 

 

 

 

 
 
 

Pemantuan Suhu Ruangan Berbasis Web

Creator :Nur Ichsan R - Fitriani
Pembimbing :Amir Ali, MT
Kontak : ID YM : Iccank_11

1.Sumber Data
Sumber adalah pihak yang mengirim informasi, misalnya pesawat telepon, telex, terminal dan lain-lain. Tugasnya membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi. Sumber pada umumnya dilengkapi dengan alat lain (antarmuka atau transducer) yang dapat mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi yang digunakan, misalnya menjadi
a.Pulsa listrik
b.Gelombang elektromagnet
c.Pulsa digital seperti PCM (pulse code modulation)


2.Media transmisi
Beberapa media transmisi dapat digunakan channel (jalur) transmisi atau carrier dari data yang dikirimkan, dapat berupa kabel, gelombang elektromagnetik, dan lain-lain. Dalam hal ini ia bertugas menerima berita yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Transmisi data merupakan proses pengiriman data dari satu sumber ke penerima data. Untuk mengetahui tentang transmisi data lebih lengkap, maka perlu diketahui beberapa hal yang berhubungan dengan proses ini. Hal-hal tersebut menyangkut :
a.Media transmisi
b.Kapasitas channel transmisi
c.Tipe dari channel transmisi
d.Kode transmisi yang digunakan
e.Mode transmisi
f.Protokol
g.Penanganan kesalahan transmisi
Proses pengubahan informasi menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisi disebut modulasi. Bila sinyal dimodulasi, maka ia akan dapat menempuh jarak yang jauh. Proses kebalikannya disebut demodulasi. Media transmisi dapat berupa :
a.Gelombang elektromagnet
b.Sepasang kawat (twisted pair)
c.Serat optik
d.Kabel coax
e.Dan lain-lain
3.Penerima
Penerima adalah alat yang menerima data atau informasi, misalnya pesawat telepon, terminal, dan lain-lain. Tugasnya menerima berita yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Penerima mempunyai alat lain yang fungsinya kebalikan dari pemancar, yaitu alat informasi yang bentuknya sesuai dengan media transmisi yang digunakan menjadi bentuk asalnya.
Komunikasi data menambah dimensi khusus dalam penggunaan sistem komputer. Perkembangannya begitu pesat, terutama pada tahun terakhir ini. Sekarang ini, hampir-hampir tidak mungkin kita memikirkan suatu sistem komputer yang tidak memiliki fasilitas komunikasi data. Komunikasi data juga merupakan gabungan dua teknik yang sama sekali jauh berbeda, yaitu pengolahan data dan telekomunikasi. Secara umum dapat dikatakan bahwa komunikasi data memberikan fasilitas komunikasi jarak jauh dengan sistem komputer.
A.Protokol
Agar komunikasi data terjadi dengan sukses, maka tidak cukup transmitter (sumber) hanya mengirim informasi sederhana dan berharap receiver(penerima) memperoleh informasi tersebut tanpa terjadi kesalahan dalam perjalanan. Hal ini dapat dianalogikan seperti saat berbicara dengan telepon, yaitu memegang gagang telepon, dial nomer yang dituju, langsung berbicara, tanpa memeriksa apakah telepon yang dituju berdering atau telah diangkat, dan kejadian tersebut seperti tanpa selingan terus apa yang terjadi. Ada aturan tertentu yang harus diikuti dalam komunikasi. Sekumpulan aturan ini disebut protokol sistem komunikasi data. Setiap komunikasi yang berlangsung akan mengikuti aturan ini dan yang akan bergabung juga akan mengikuti aturan yang ada.
Tujuan utama diperlukannya suatu protokol dalam melakukan komunikasi data adalah untuk menetapkan pertukaran informasi yang teratur antar proses dan mengelola sumberdaya jaringan secara efesien. Protokol ini juga berfungsi untuk mengendalikan inisialisasi dan pemutusan hubungan transmisi data dimana protokol ini menggunakan bahasa yang sama. Yang perlu diperhatikan dalam suatu protokol adalah:
1.Sintaks, termasuk didalamnya bentuk dari data yang ditransmisikan dan tingkat dari sinyal.
2.Simatik, termasuk didalamnya informasi kontrol untuk koordinasi dan penanganan kesalahan.
3.Penjadwalan, termasuk didalamnya penyesuaian kecepatan transmisi data dan pengurutannya.
Banyak jenis protokol yang telah dipergunakan dalam sistem komunikasi data modern. Program aplikasi yang berbeda akan memiliki unjuk kerja dan sumber daya yang berbeda pula, maka tidak hanya satu protokol saja yang dapat digunakan untuk menjalankan semua aplikasi yang ada. Oleh karena itu protokol komunikasi data menjadi penting untuk diketahui, apakah protokol itu, bagaimana cara kerjanya dan lain-lain. Pada penelitian ini penulis menggunakan IC DS1621 yang bekerja seperti protokol IIC BUS.
Konsep dasar protokol adalah handshaking, dengan adanya handshaking masing-masing ujung pada jalur komunikasi akan terlihat oleh ujung yang lain yang akan mengirimkan informasi. Hal ini berarti siap untuk menerima informasi, selanjutnya informasi akan diterima dan proses pengiriman informasi berjalan sukses.
Bila ada tahap yang tidak bekerja dengan baik, maka proses handshaking akan menunjukkannya dan setiap ujung yang akan melakukan komunikasi akan mereset ulang sesuai aturan untuk situasi khusus seperti ini. Konsep handshaking pada protokol sederhana ini memungkinkan pengirim informasi yakin bahwa si penerima telah siap untuk menerima informasi dan di penerima dapat mengindikasikan bahwa informasi telah diterima dengan sukses.
Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan pada perancangan ini :
1.Alat :
a. Solder dan timah
b. Penghisap timah
c. Tang
d. Obeng
e. Cutter dan mistar
f. Hub/Access Point
g. Kabel UTP
h. RJ 45
i. PC (Personal Computer)
2.Bahan :
a. 1 buah DS1621 digital temperature sensor
b. 2 buah Dioda Zener 5.1 volt ¼ W
c. 2 buah Resistor 4700 Ω
d. 1 buah Kapasitor 100 nF
e. 1 buah DB9 Female plug
f. 1 buah PCB
g. 1 meter kabel penyambung

C. Arsitektur Sistem
Blok diagram rancangan ini terdiri dari Rangkaian Pemantau Suhu, Server, Database dan Client. Dimana diharapkan hasil pengukuran sensor suhu bukan hanya dapat diakses oleh Server saja tetapi dapat pula diakses oleh Client melalui jaringan. Hal ini dimaksudkan agar supaya client bisa ikut memonitor suhu ruangan yang ada pada server.
Keterangan gambar flowchart pemantau suhu ruangan :
1.Start
Mengkatifkan pemantau suhu ruangan.
2.Tampilkan HTML
Memanggil halaman web pemantau suhu dari web browser.
3.Input Setting
Memasukkan settingan yang ingin ditampilkan pada halaman hasil.
4.Execute
Program akan dieksekusi.
5.Membaca Alat Pemantau
Membaca alat pemantau yang terpasang pada serial port. Jika terbaca maka pemantau akan mulai mendeteksi suhu, jika alat tidak terbaca maka akan menuju ke pesan error
6.Error
Jika alat tidak terbaca pada serial port maka pada halaman hasil akan muncul pesan error.
7.Tampil Suhu
Setelah suhu dideteksi akan ditampilkan hasilnya pada halaman web.
8.Simpan di Data Base
Menyimpan hasil pembacaan sensor ke data base. Jika iya maka akan disimpan di data base. Jika tidak maka akan lanjut ke kondisi berikutnya.
9.Data direkam pada database
Data pengukuran suhu akan disimpan pada data base
10.Keluar
Apakah pemantau suhu ruangan akan di non-aktifkan, jika ya maka halaman web akan tertutup (STOP), jika tidak maka akan kembali ke halaman web untuk melakukan setting.
11.Stop
Pemantauan akan berhenti
Rancangan database
Database berfungsi untuk menyimpan hasil pengukuran agar dapat dilihat kembali jika dibutuhkan. Data yang disimpan adalah data hasil pengukuran.
1.Instalasi Jaringan Komputer
Langkah-langkah yang dilakukan dalam melakukan instalasi jaringan adalah sebagai berikut:
* Pemasangan kabel UTP dan Konektor RJ 45 Ada dua jenis sambungan yang telah ditetapkan oleh IEEE dalam menyambungkan kabel UTP dengan konektor RJ 45 yaitu Straight dan Cross. Straight yaitu dimana susunan warna pada kedua ujung kabel sama sedangkan cross susunan warna kabel berbeda ujung satu dengan lainnya.
* Pemasangan adapter jaringan (LAN Card)
Ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu dalam pemasangan LAN Card pada slot expansi dan instalasi driver LAN Card.
* Konfigurasi IP Addres
Hal yang harus diingat dalam melakukan konfigurasi IP Addres yaitu saat mengisi alamat IP Addres ke suatu komputer harus berbeda dengan IP addres komputer lainnya. Alamat disesuaikan dengan kelas yang digunakan dan alamat jaringan yang digunakan.
* Pengujian Jaringan
Pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah jaringan yang dibuat sebelumnya telah terhubung atau tidak. Untuk melakukan pengecekan ini digunakan perintah ping dari command promt.
Posted : Kamis, 25 Agustus 2011
KOMENTAR!

Oleh :
Senin, 30 Januari 2012 | 02:14:29 wib


Oleh : komang novayadi
Senin, 20 Februari 2012 | 09:36:03 wib

untuk TA
apakah program di atas dapat saya beli????

lalu berapa harganya? mohon balas via email.
trims

Nama
:
E-Mail
:
Judul :
Komentar :
 
 
 
Copyright © 2008 www.himakomers.com All Right Reserved