| |
|
| |
| |
| |
Butuh IT Support untuk kegiatan Perusahaan/ Institusi Anda?
Himakom siap sebagai Organisasi Sosial Mahasiswa.

|
|
|
|
| |
|
| |
|
| |
Membangun Distribusi Live CD GNU/linux Berbasis Slackware
Creator :Wiwin Heriadi A.D, Muh.Risal, Syahreni
Pembimbing :Prof. DR. Hamzah Upu, M.Ed, Hazriani, S.Kom, M.T
Kontak : ym:mrwevils, ym:ristone_02

Instalasi Slackware
Langkah-langkah instalasi slackware dapat dilakukan sebagai berikut :
1. Saat komputer booting, lakukan setup BIOS untuk merubah posisi boot menjadi CD ROM.
2. Masukkan CD 1 Slackware kedalam CD ROM. Kemudian reboot.
3. Searching for Boot Record from CDROM…OK, → Enter
4. Komputer akan mengeksekusi Boot CD ROM, tunggu hingga muncul prompt boot, selanjutnya tekan enter sehingga sistem akan mengeksekusi kernel defaul pada CDROM.(bare.i)
5. Enter 1 to select a keyboard map : 1 → Enter
6. slackware login: root, akan muncul bash shell.seperti dibawah ini:
root@slackware :/#
7. Ketik setup untuk memulai instalasi
root@slackware :/# setup
8. Pilih menu addswap
9. Jawab Yes jika partisi swap telah ada, maka secara otomatis partisi tersebut akan diformat. Jika tidak lakukan partisi menggunakan fdisk.
10. Tentukan tempat partisi root (/), dan format menggunakan ext2,ext3 atau reiserfs.
11. Tentukan mount point dari partisi non linux jika ada.
12. Pilih source media tempat file instalasi slackware diletakkan (CD ROM)
13. Selanjutnya pilih paket yang akan diinstall
14. Pilih mode instalasi yang akan digunakan yaitu full merupakan pilihan mode instalasi yang mengambil semua paket yang telah dipilih, kira-kira membutuhkan space hard disk 3 G.
15. Tunggu hingga instalasi paket slackware selesai.
16. Install linux kernel dengan memilih CD ROM jika kernel ada di CD Slackware.
17. Langka selanjutnya adalah membuat disket boot, jika dibutuhkan
18. Konfigurasi modem jika ada.
19. Lakukan pengaturan waktu sesuai zona waktu daerah. Cari area Asia/Makassar untuk daerah Makassar.
20. Konfigurasi mouse yang digunakan
21. Pilihlah jenis hurup yang digunakan pada sistem
22. Konfigurasi boot loader yang akan digunakan, dalam hal ini menggunakan Linux Loader (LILO) dan ditempatkan di Master Boot Record (MBR).
23. Lakukan konfigurasi network jika diinginkan.
24. Tentukan X Window Manager yang akan digunakan.
25. Proses instalasi slackware selesai.
26. Pilih menu exit untuk keluar dari proses instalasi.
27. Reboot komputer dengan mengetikkan reboot.
root@slackware :/# reboot
Konfigurasi dan Kompail Kernel
Setelah source kernel didapatkan langkah selanjutnya adalah mengekstrak file dengan perintah tar :
root@geek :/tmp# tar zvfx linux-2.6.13.tar.gz
Perintah tar dengan opsi zvfx akan mengekstrak file source kernel yang ada pada direktori tempat kita meletakkan file kernel tersebut. Sedangkan untuk file dalam bentuk tar.bz2 gunakan opsi jzvf. Lakukan hal yang sama pada pada squashfs, unionfs dan module-init-tools-3.0.
Setelah empat file tersebut di ekstrak, selanjutnya kita dapat melakukan kompilasi kernel. Namun sebelumnya kita buildin package module-init-tools-3.0 terlebih dahulu ikuti langkah-langkah sebagai berikut :
1. Masuk ke direktori module-init-tools-3.0.
root@geek :/tmp# cd module-init-tools-3.0
2. Tempatkan file instalLasi pada /usr/local/sbin dengan perintah:
root@geek :/tmp/cd module-init-tools-3.0# ./configure
3. Building package dengan perintah :
root@geek :/tmp/cd module-init-tools-3.0# /make links
root@geek :/tmp/cd module-init-tools-3.0# /make
root@geek :/tmp/cd module-init-tools-3.0# /make install
4. Lanjutkan dengan perintah :
root@geek :/tmp/cd module-init-tools-3.0# ./generate-modprobe.conf /etc/modprobe.conf
5. Copy file modprobe.conf ke /etc
root@geek :/tmp/cd module-init-tools-3.0# cp modprobe.devfs /etc
root@geek :/tmp/cd module-init-tools-3.0# depmod
Selanjutnya kita akan mengkompile kernel 2.6.13 dengan menggunakan salah satu perintah yaitu make config, make menuconfig atau make xconfig.
Perintah make config digunakan bagi komputer yang tidak memiliki kartu grafis yang memadai, jadi konfigurasi kernel, dilakukan dengan berbasis teks. Perintah make menuconfig digunakan mengkonfigurasi kernel sudah berbentuk menu, ini digunakan bagi komputer yang sudah memiliki kartu grafis yang memadai. Sedangkan untuk kartu grafis yang sudah mendukung XWindow, perintah make xconfig akan lebih baik digunakan karena konfigurasi kernel sudah menggunakan grafis pada XWindow.
Kita dapat memulai melakukan konfigurasi kernel, dengan terlebih dahulu mengcopy direktori kernel-linux-2.6.13 ke direktori /usr/src kemudian buat linknya, ketikkan perintah :
root@geek :/tmp# cp kernel-linux-2.6.13 /usr/src/
root@geek :/tmp# ln -s kernel-linux-2.6.13 linux-2.6
Selanjutnya masuk ke direktori linux-2.6 untuk melakukan patching terlebih dahulu, sebelum melakukan konfigurasi kernel 2.6.13, hal ini bertujuan untuk memasukkan squashfs kedalam kernel 2.6.13. untuk itu lakukan perintah berikut :
root@geek :/tmp# cd /usr/src/linux-2.6
root@geek :/usr/src/linux-2.6# patch -p1 < /tmp/squashfs/linux-2.6.13/squashfs3.0-pacth
sedangkan untuk patching unionfs dapat dilakukan pada direktori unionfs itu sendiri dengan perintah :
root@geek :/tmp# ./patch-kernel.sh /usr/src/linux-2.6
Dua perintah tersebut diatas telah memasukkan squashfs dan unionfs kedalam kernel, selanjutnya tinggal mengaktifkan modul ini pada konfigurasi kernel.
Untuk selanjutnya kita sudah dapat memulai melakukan konfigurasi kernel, dengan perintah make menuconfig.
root@geek :/usr/src/linux-2.6# make menuconfig
Ada beberapa menu pilihan yang disediakan masing-masing masih memiliki sub menu, Beberapa kategori pilihan yang dapat dilakukan yaitu :
1. Yes [y], pilihan ini biasanya akan memperbesar ukuran kernel karena device/peralatan akan termasuk beserta kernel (build-in), sehingga setiap komputer diboot maka isi kernel akan di-load walaupun tidak digunakan.
2. Module [m], untuk pilihan ini jika device/peralatan yang dipilih ingin diaktifkan sebagai modul, sehingga modul dapat digunakan sewaktu kita perlukan dengan menambahkan paket modul yang dapat diperoleh di internet.
3. No [n], jika kita memilih pilihan ini, maka tidak akan mengaktifkan apapun pada konfigurasi kernel.
4. [?], untuk membaca dokumentasi dari feature yang saat ini dipilih.
Selain itu perlu diketahui pula bahwa tanda [*] berarti feature yang bersangkutan sudah menjadi satu dengan kernel, [ ] berarti dihilangkan, sebagai modul, dan < > memiliki kemampuan untuk dibuat sebagai modul, perlu dicatat bahwa tidak semua feature dapat dimodulkan. Biasanya yang hanya berupa driver untuk hardware
Pada konfigurasi kernel ini, aktifkan unionfs dan squashfs pada pilihan file system. Serta loopback loop dan glib loop pada blok device yang ada pada menu device driver. Kemudian simpan hasil perubahan.
Setelah melakukan semua perubahan yang diinginkan langkah selanjutnya adalah mengkompail kernel dengan perintah pada console :
root@geek :/usr/src/ kernel-2.6# make all
root@geek :/usr/src/ kernel-2.6# make module
root@geek :/usr/src/ kernel-2.6# make module install
Perintah di atas digunakan untuk membaca file konfigurasi dan melakukan proses apa yang dikompilasi dan tidak dikompilasi. Dan akan menciptakan sebuah file kernel baru yaitu vmlinuz
Setelah proses selesai dilakukan, bersihkan sisa-sisa file konfigurasi agar tidak terdapat fitur-fitur lama yang tersisa dengan melakukan perintah :
root@geek :/usr/src/ kernel-2.6.13# make clean
Perintah diatas akan menghapus seluruh jejak konfigurasi sebelumnya.
Kemudian masukkan ke dalam entri LILO agar nantinya pada saat booting sudah ada pilihan untuk masuk ke kernel baru :
root@geek :/etc/# vi lilo.conf
Image = /boot/kernel-2.6.13
Label=kernel-2.6.13
Read-only
Root=/dev/hda5
simpan dengan menekan esc dilanjutkan dengan menekan shift wq.
Clean dan Install Package
Clean package dimaksudkan untuk menghilangkan paket-paket program yang tidak dibutuhkan sehingga distro yang kita buat dapat berjalan lebih ringan dan mengambil paket-paket program yang lebih spesifik sesuai tujuan distro yang kita bangun.
Untuk membuang paket-paket program yang tidak diinginkan dapat digunakan perintah :
root@geek :/# cd /var/log/packages
root@geek : /var/log/packages# remove package nama paket
Semua paket-paket yang ada pada suatu distro biasanya tersimpan pada direktori /var/log/packages, olehnya itu perhatikan betul-betul paket yang akan dibuang, jangan sampai salah membuang paket. Dalam distro ini, disertakan paket-paket program seperti pada lampiran.
Sementara untuk menginstall paket-paket program, terlebih dahulu masuk ke direktori tempat paket tersebut disimpan misalnya pada mount point CD ROM, selanjutnya lakukan perintah sebagai berikut :
root@geek :/# cd /mnt/cdrom
root@geek :/mnt/cdrom# instalpkg namapaket.tgz
untuk paket tgz sementara untuk paket rpm gunakan perintah :
root@geek :/mnt/cdrom# rpm -ivh namapaket.rpm
Konfigurasi Aplikasi Tujuan Distro
Agar distro kita lebih spesifik untuk tujuan tertentu maka kita harus menentukan kearah mana pengembangan dari distro yang kita bangun, apakah pada dekstop manager, aplikasi perkantoran, aplikasi jaringan web server, router ataukah pada desain grafis atau yang lainnya.
Nah, setelah kita menentukan aplikasi tujuan distro kita, maka kita dapat melakukan konfigurasi pada aplikasi tersebut agar nantinya memudahkan bagi pengguna untuk memakainya.
Dalam penulisan ini, mengambil contoh tujuan distro pada aplikasi jaringan yaitu DHCP (Dynamic Host Control Protocol) server. Adapun langkah-langkah mengkonfigurasi DHCP server sebagai berikut:
1. Install aplikasi DHCP Server dengan perintah :
root@geek :/mnt/cdrom/slackware/n# installpkg dhcp-3.0.3-i486-1.tgz
2. Buka file /etc/dhcpd.conf dengan perintah :
root@geek :/etc/# vi dhcpd.conf
3. Masukkan baris perintah, misalnya :
default-lease-time 3600;
max-lease-time 7200;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.0.255;
option domain-name-servers 192.168.0.254;
option domain-name geek.net;
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.0.250 192.168.0.254;
}
4. Selanjutnya buat file /var/lib/dhcp/dhcpd.leases dengan perintah :
root@geek :/# touch /var/lib/dhcp/dhcpd.lease
¬
perintah diatas akan mencatat informasi tetang client DHCP, kapan dan berapa lama client menggunakannya dan mengaktifkan DHCP server.
Konfigurasi Linux Live
Sebelum melakukan proses burning terlebih dahulu Linux Live harus dikonfigurasi. Adapun langkah-langkah mengkonfigurasi Linux Live adalah sebagai berikut :
1. Masukkan file linux-live-5.4.9 ke direktori /tmp
root@geek :/etc/cdrom# mv linux-live-5.4.9 /tmp
2. extrak file tersebut
root@geek :/# cd /tmp
root@geek :/tmp# tar zvfx linux-live-5.4.9.tar
3. Perintah diatas akan membentuk direktori /tmp/linux-live-5.4.9 yang merupakan hasil ekstrak yang dilakukan diatas. Selanjutnya konfigurasi file config sehingga tampak seperti dibawah ini :
root@geek :/# cd /tmp/linux-live-5.4.9
root@geek : /tmp/linux-live-5.4.9# vi config
#!/bin/bash
# This is a config file for runme.sh script.
# You shouldn't need to change anything.
# If your distro don't support compressed kernel modules,
# change the following to 0 and disable compression
COMPRESS=1
# the size of RAMdisk (in KBytes)
# if you change this, then you will need to change the size
# also in the following files: ./cd-root/isolinux.cfg, ./cd-root/boot/DOS/config
RAM0SIZE=4444
# kernel version. Change it to "2.6.10" for example, if you are building
# LiveCD with a different kernel than the one you are actually running
KERNEL="`2.6.13`"
# list of directories which will be modularized
# You may add 'dev' inthere in the case your distro doesn't have udev installed
MKMOD="bin etc home lib opt root usr sbin var"
# compressed directories (img) will be stored here
# (the whole folder will be erased now!)
CDDATA=/tmp/live_data_$$
# name of initrd image
INITRDIMG=initrd
# change this variable if you installed your distro to some directory.
# for example ROOT=/tmp/newdir. You may leave it empty, then it defaults to /
ROOT=
# Enable debug by setting the following parameter to "logfile.log"
DEBUG=/tmp/linux-live-debug.log
4. Lakukan konfigurasi terhadap file runme.sh sehinga tampak seperti dibawa ini :
#!/bin/bash
#
# run this script to create a LiveCD in /tmp/livecd.iso
# Your kernel image has to be in $ROOT/boot/vmlinuz or $ROOT/vmlinuz
#
export PATH=.:./tools:../tools:/usr/sbin:/usr/bin:/sbin:/bin:/
CHANGEDIR="`dirname \`readlink -f $0\``"
echo "Changing current directory to $CHANGEDIR"
cd $CHANGEDIR
. ./config || exit 1
./install $ROOT
. liblinuxlive || exit 1
# only root can continue, because only root can read all files from your system
allow_only_root
# search for kernel
VMLINUZ=$ROOT/boot/vmlinuz
if [ -L "$VMLINUZ" ]; then VMLINUZ=`readlink -f $VMLINUZ`; fi
echo -ne "Enter path for the kernel you wanna use [hit enter for $VMLINUZ]: "
read NEWKERNEL
if [ "$NEWKERNEL" != "" ]; then VMLINUZ="$NEWKERNEL"; fi
if [ "`ls $VMLINUZ 2>>$DEBUG`" = "" ]; then echo "cannot find $VMLINUZ"; exit 1; fi
header "Creating LiveCD from your Linux"
echo "some debug information can be found in $DEBUG"
mkdir -p $CDDATA/base
mkdir -p $CDDATA/modules
mkdir -p $CDDATA/optional
mkdir -p $CDDATA/rootcopy
mkdir -p $CDDATA/tools
echo "copying cd-root to $CDDATA, using kernel from $VMLINUZ"
echo "Using kernel modules from /lib/modules/$KERNEL"
cp -R cd-root/* $CDDATA
cp tools/* $CDDATA/tools
cp -R DOC/* $CDDATA
cp $VMLINUZ $CDDATA/boot/vmlinuz
echo "creating initrd image..."
cd initrd
./initrd_create
if [ "$?" -ne 0 ]; then exit; fi
cd ..
cp initrd/$INITRDIMG.gz $CDDATA/boot/initrd.gz
rm initrd/$INITRDIMG.gz
echo "creating compressed images..."
for dir in $MKMOD; do
if [ -d $ROOT/$dir ]; then
echo "base/$dir.mo"
create_module $ROOT/$dir $CDDATA/base/$dir.mo -keep-as-directory
if [ $? -ne 0 ]; then exit; fi
fi
done
echo "creating LiveCD ISO image..."
cd $CDDATA
./make_iso.sh /tmp/livecd.iso
cd /tmp
header "Your ISO is created in /tmp/livecd.iso"
5. Eksekusi file runme.sh untuk membuat file livecd.iso yang akan dibentuk didirektori /tmp dengan perintah :
root@geek :/linux-live-5.4.9# ./runme.sh
Changing current directory to /tmp/linux-live-5.4.9
Linux Live scripts were installed successfuly in /
Enter path for the kernel you wanna use [hit enter for /boot/vmlinuz]:
/boot/vmlinuz
_[0;1mCreating LiveCD from your Linux_[0;0m
some debug information can be found in /tmp/linux-live-debug.log
copying cd-root to /tmp/live_data_4229, using kernel from /boot/vmlinuz
Using kernel modules from /lib/modules/2.6.13-XxX
creating initrd image...
creating compressed images...
base/bin.mo
base/etc.mo
base/home.mo
base/lib.mo
base/opt.mo
base/root.mo
base/usr.mo
base/sbin.mo
base/var.mo
creating LiveCD ISO image...
1.00% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:17 2006
2.77% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:18 2006
4.28% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:18 2006
5.97% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:19 2006
7.19% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:19 2006
8.80% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:20 2006
10.46% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:20 2006
11.81% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:21 2006
13.27% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:21 2006
14.94% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:22 2006
16.35% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:22 2006
17.90% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:23 2006
19.43% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:23 2006
20.80% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:24 2006
22.17% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:24 2006
23.70% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:25 2006
25.12% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:25 2006
26.71% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:26 2006
28.24% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:26 2006
29.94% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:27 2006
31.55% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:27 2006
32.92% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:28 2006
34.44% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:28 2006
35.91% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:29 2006
37.22% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:29 2006
38.89% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:30 2006
40.34% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:30 2006
41.77% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:31 2006
43.33% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:31 2006
44.83% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:32 2006
46.23% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:32 2006
47.71% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:33 2006
49.21% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:33 2006
50.81% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:34 2006
52.43% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:34 2006
53.82% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:35 2006
55.28% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:35 2006
56.79% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:36 2006
59.17% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:36 2006
60.85% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:37 2006
62.33% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:37 2006
63.88% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:38 2006
65.15% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:38 2006
66.79% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:39 2006
68.24% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:39 2006
69.96% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:40 2006
71.55% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:40 2006
72.88% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:41 2006
74.43% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:41 2006
75.78% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:42 2006
77.44% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:42 2006
78.67% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:43 2006
80.23% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:43 2006
81.77% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:44 2006
83.32% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:44 2006
84.66% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:45 2006
86.31% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:45 2006
87.89% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:46 2006
89.20% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:46 2006
90.76% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:47 2006
92.15% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:47 2006
93.60% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:48 2006
95.01% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:48 2006
96.75% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:49 2006
98.61% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:49 2006
100% done, estimate finish Thu Aug 17 23:29:50 2006
Total translation table size : 2048
Total rockridge attributes bytes : 5919
Total direvtory bytes : 16384
Path table size(bytes) : 120
Done with : The File(s) Block(s) 268537
Writing : Ending Padblock Start Block 268586
Done with : Ending Padblock
Max brk space used 0
268736 extents written (524 MB)
Your ISO is created in /tmp/livecd.iso
Burning
Untuk proses burning ke CD kita dapat menggunakan software k3b. K3b mirip dengan nero di windows dan mudah digunakan.
Untuk membakar file ISO CD yang telah kita buat lakukan langkah berikut pada desktop manager KDE:
1. klik K - Multi Media - K3b. maka akan muncul kotak dialog k3b.
2. Pilih Tools-CD-Burn CD Image.
3. Pilih file ISO yang akan dibakar ke CD.
4. Perhatikan menu options, lakukan perubahan pada burning device, speed, writing mode, copies dan options, sesuai dengan kebutuhan.
5. Setelah dianggap selesai klik tombol Start.
6. Proses burning berjalan, setelah selesai CD Live GNU/Linux siap digunakan.
Posted : Sabtu, 31 Januari 2009
KOMENTAR!
|
|
|